LUKISAN DARI DAUN (Art Painting from Leaf)

Daun tumbuh-tumbuhan yang kering tidak hanya menjadi sampah dan membuat kebun tidak karuan. Namun, dengan tambahan lem, triplek/kanvas/kertas dan pigura, Daun kering bisa berubah menjadi lukisan yang bernilai tinggi. Ono Karso membuat usaha lukisan dari Daun tumbuh-tumbuhan yang sudah kering.

Awalnya, hobi melukis yang dimiliki Ono Karso, bosan melukis dengan media yang lazin digunakan seperti cat minyak dan kanvas. Ide membuat seni lukis daun muncul ketika Ono Karso melihat daun-daun tumbuh-tumbuhan kering berserakan mengotori halaman rumahnya. setelah diperhatikan dengan teliti ternyata daun memiliki warna dan tekstur yang unik dan tahan lama (daun yang kering), ia menjajal daun tumbuh-tumbuhan yang kering untuk dibuat lukisan.

Lukisan daun lebih awet dan tahan lama disimpan karena bahannya yang lentur. Selain itu, daun tumbuh-tumbuhan lebih kaya warna dibanding media lainnya. Cara membuatnya terbilang mudah, Ono menuturkan, daun yang sudah layu atau kering di kumpulkan. Kemudian, daun kering itu di cuci dan direndam dengan kamper (kapur barus) yang dicairkan dengan minyak tanah selama 1-2 jam.

Setelah ditiriskan, daun tumbuh-tumbuhan dipotong-potong dan siap untuk diaplikasikan di atas triplek/kanvas/kertas yang telah dibuat pola dan dibubuhi dengan lem. Lukisan yang sudah jadi tersebut tinggal diberi pigura. “Kamper/kapur barus dan minyak tanah fungsinya untuk mengawetkan daun tumbuh-tumbuhan dan membuang kuman yang melekat,” kata Ono.

Usaha ini tidak membutuhkan banyak modal. Ono mengaku hanya mengeluarkan uang untuk bahan, seperti lem, triplek/kanvas/kertas, dan pigura. Sementara untuk daun tumbuh-tumbuhannya, tinggal mengambil di mana-mana mengingat daun tumbuhan apa saja dapat dilbuat lukisan. Ono hanya perlu merogoh kocek kurang dari Rp 500.000 untuk menghasilkan sekitar 30 lukisan ukuran 50 x 50 cm.

Namun, karena masih asing bagi banyak orang, lukisan dari daun tumbuh-tumbuhan ini menemui kesulitan pada awal pemasarannya. Ono mengawali pemasaran lukisan pelepah pisangnya tahun 2006 silam di pasar-pasar daerah Tebing Tinggi (SUMUT). Karena hanya sekedar dititipkan di toko orang lain, karyanya kurang laku.

Untuk menarik perhatian calon pembeli, Ono mendemonstrasikan pembuatan lukisan dari daun. Hasilnya, kini lukisannya semakin dikenal dan pendapatan meningkat setiap bulannya.

Ono mengantongi Rp 5 juta tiap bulannya dan meningkat ketika pameran atau hari libur. Untuk lukisan ukuran 20 x 30 cm dijual dengan harga Rp 50.000, sedang lukisan paling mahal dijual sekitar Rp 3 juta dengan ukuran 1.5 m x 90 cm. “Semakin besar ukuran dan rumit cara membuatnya, semakin mahal pula harganya, ” kata Ono.

Peminat lukisan daun ini justru banyak dari mancanegara seperti Malaysia, Jepang, dan Arab Saudi. Biasanya, kata Budi, pembeli dari mancanegara memesan 30 lukisan setiap bulannya.

“Gambarnya bebas, ada pemandangan, manusia, hewan dan lain-lain, tapi yang paling laku gambar pemandangan karena orang luar suka lukisan pemandangan. Saya tinggal siapkan lukisannya, mereka yang memilih,” kata Ono. Sedangkan untuk dalam negeri, pesanan mengalir dari Bali, Batam, dan Medan. Pesanan terbanyak berasal dari Medan sekitar 10-15 lukisan per bulannya. Kedepan, Ono berangan-angan ingin memperbesar lagi usahanya dengan menambah toko atau galeri untuk menjual lukisan daun karyanya.

lukisan-dari-daundi atas ini merupakan beberapa contoh hasil karya lukisan dari daun, bila berminat untuk mendapatkan lukisan tersebut dapat menghubungi : Wiono Karso Phone: 081977416614 e-mail: senidaun@ymail.com dan dapat dilihat pada situs web http://senidaun.wordpress.com

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: